Tujuan dan alur praktikum
Seminar tidak bisa berjalan tanpa dana dan izin. Untuk itu panitia harus mengajukan proposal kegiatan kepada fakultas dan calon sponsor. Proposal adalah dokumen panjang: ada sampul, lembar pengesahan, kata pengantar, daftar isi, dan beberapa bab. Hari ini Anda belajar cara mengelola dokumen seperti ini dengan efisien, dan keterampilan yang sama akan Anda pakai lagi saat menyusun skripsi.
Setelah praktikum ini, Anda mampu:
- Menjelaskan fungsi Styles dan menerapkan Heading 1, Heading 2, dan Normal.
- Mengubah (modify) sebuah style sehingga seluruh dokumen ikut berubah.
- Menavigasi dokumen panjang dengan Navigation Pane.
- Membagi dokumen menjadi beberapa section dengan section break.
- Membuat nomor halaman berbeda format: tanpa nomor, romawi, dan angka.
- Membuat dan memperbarui daftar isi otomatis.
Alur waktu di lab
| 0โ20' | Pengantar dan konsep Styles (lab interaktif) |
| 20โ60' | Praktik 1โ4: halaman, style Normal, Heading, sampul, daftar, dan tabel |
| 60โ75' | Konsep section (simulator) |
| 75โ115' | Praktik 5โ7: section break, nomor halaman, daftar isi |
| 115โ150' | Latihan mandiri, checklist, dan kuis |
Proposal hasil pertemuan ini akan dilanjutkan di Pertemuan 5 (keterangan gambar, catatan kaki, dan daftar pustaka). Simpan baik-baik dan jangan lupa salin ke OneDrive.
Dokumen panjang tanpa panik
Bayangkan proposal Anda sudah 20 halaman, lalu Ketua Program Studi meminta: "Semua judul bab ukurannya 14, ya. Daftar isinya juga diperbarui." Kalau semua judul diformat manual satu per satu, Anda harus mencari dan mengubah puluhan judul, lalu mengetik ulang daftar isi beserta nomor halamannya. Melelahkan dan rawan terlewat.
Word punya jalan keluar yang jauh lebih cerdas: Styles. Cukup ubah satu style, dan seluruh judul ikut berubah. Daftar isi pun disusun otomatis dari judul-judul itu. Inilah perbedaan antara orang yang "bisa Word" dan orang yang benar-benar menguasainya.
Apa itu Styles?
Style adalah kumpulan format yang diberi nama. Style Heading 1, misalnya, bisa berarti "Times New Roman 14, tebal, rata tengah, mulai di halaman baru". Setiap paragraf yang diberi style Heading 1 otomatis memakai semua format itu sekaligus.
Lebih penting lagi, style memberi tahu Word peran sebuah paragraf: ini judul bab, ini judul subbab, ini isi. Dari situ Word bisa menyusun Navigation Pane (peta dokumen di sisi kiri) dan daftar isi. Coba sendiri di lab mini ini:
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah cara pemerintah menjalankan fungsinya.
1.2 Tujuan Kegiatan
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman tentang penerapan SPBE di daerah.
BAB II RENCANA KEGIATAN
2.1 Nama dan Tema Kegiatan
Kegiatan ini bernama Seminar Nasional Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan.
2.2 Waktu dan Tempat Pelaksanaan
Seminar dilaksanakan pada hari Sabtu, 24 Oktober 2026, di Aula Universitas Ichsan Gorontalo.
Perhatikan dua hal. Pertama, Navigation Pane langsung terisi begitu sebuah paragraf diberi style Heading. Kedua, daftar isi tidak berubah sendiri: ia harus diperbarui dengan Update Table. Itu sebabnya, sebelum mencetak atau mengirim dokumen, biasakan memperbarui daftar isi.
Unduh file bahan
Simpan di 00_Bahan, buka, lalu simpan salinannya (F12) ke folder baru 01_Word\P04 dengan nama ATTD_P04_Proposal_Seminar_NIM_Nama.docx.
Praktik 1: Halaman dan Navigation Pane
- Atur kertas dan margin Kertas A4. Margin melalui : Top 3 cm, Left 4 cm, Bottom 3 cm, Right 3 cm. Ini ukuran yang lazim untuk proposal dan skripsi yang akan dijilid.
- Buka Navigation Pane Centang , atau tekan Ctrl + F. Panel kiri masih kosong karena belum ada satu pun heading. Biarkan terbuka dan amati perubahannya selama praktik.
- Nyalakan tanda format Tekan Ctrl + Shift + 8. Nanti Anda akan melihat penanda section break dan page break.
Praktik 2: Mengatur style Normal
Style Normal adalah dasar seluruh teks biasa. Di file bahan, semua paragraf masih memakai Normal bawaan (Calibri 11). Kita ubah stylenya, bukan teksnya, sehingga seluruh isi proposal berubah sekaligus.
- Buka jendela Modify Style Di , klik kanan kotak Normal, pilih Modify.
- Atur huruf Pilih Times New Roman, ukuran 12, lalu klik tombol rata kiri-kanan (Justify) di jendela itu.
- Atur paragraf Klik tombol Format โบ Paragraph di kiri bawah. Isi Special: First line 1,25 cm, Spacing Before 0 pt, After 0 pt, dan Line spacing 1.5 lines. Klik OK dua kali.
- Amati hasilnya Seluruh dokumen berubah dalam satu kali pengaturan. Bandingkan dengan Pertemuan 2, ketika kita harus memblok teks satu per satu.
Biarkan pilihan Only in this document tetap aktif. Pilihan New documents based on this template akan mengubah bawaan semua dokumen baru di komputer lab, yang tidak kita inginkan.
Praktik 3: Heading 1 dan Heading 2
Aturannya sederhana: judul bab (BAB I PENDAHULUAN, KATA PENGANTAR, LEMBAR PENGESAHAN) memakai Heading 1, dan judul subbab (1.1 Latar Belakang, 2.3 Narasumber, dan seterusnya) memakai Heading 2.
- Terapkan Heading 1 Letakkan kursor di baris "LEMBAR PENGESAHAN", klik Heading 1 di galeri Styles (atau Ctrl + Alt + 1). Lakukan juga untuk "KATA PENGANTAR" dan keempat judul BAB. Lihat, Navigation Pane mulai terisi.
- Terapkan Heading 2 Letakkan kursor di "1.1 Latar Belakang", klik Heading 2 (atau Ctrl + Alt + 2). Ulangi untuk semua subbab.
- Modify Heading 1 Klik kanan Heading 1 โบ Modify. Atur: Times New Roman 14, tebal, warna Automatic (hitam), rata tengah. Di : First line (none), Before 0 pt, After 18 pt, line spacing 1.5. Lalu buka tab Line and Page Breaks di jendela yang sama dan centang Page break before. OK dua kali.
- Modify Heading 2 Klik kanan Heading 2 โบ Modify: Times New Roman 12, tebal, hitam, rata kiri. Paragraph: First line (none), Before 12 pt, After 6 pt, line spacing 1.5. OK.
- Periksa di Navigation Pane Klik "BAB III KEPANITIAAN DAN ANGGARAN" di Navigation Pane. Word langsung melompat ke sana. Anda juga bisa menyeret sebuah judul di Navigation Pane untuk memindahkan seluruh isi bab tersebut.
Dengan pengaturan ini, Anda tidak perlu lagi menekan Enter berkali-kali atau Ctrl + Enter sebelum setiap bab. Setiap paragraf ber-style Heading 1 akan selalu mulai di halaman baru, bahkan setelah isi bab sebelumnya bertambah atau berkurang.
Bawaan Heading di Word 2019 berwarna biru dengan huruf Calibri Light. Untuk dokumen resmi, ganti ke hitam (Automatic) seperti langkah di atas.
Praktik 4: Sampul, daftar, dan tabel
Bagian ini mengulang keterampilan Pertemuan 2 dan 3. Kerjakan dengan cepat.
- Format sampul Blok delapan baris sampul (PROPOSAL KEGIATAN sampai 2026). Hilangkan indentasi baris pertama (Special: none), rata tengah, dan tebalkan. Buat "SEMINAR NASIONAL" ukuran 16 dan judul tema miring ukuran 13. Beri beberapa baris kosong sebelum "Diselenggarakan oleh:".
- Format lembar pengesahan Rapikan baris Judul Kegiatan sampai Tempat dengan tab stop 4,5 cm, dan bagian tanda tangan seperti surat di Pertemuan 2. Hilangkan first line indent di bagian ini.
- Judul DAFTAR ISI Judul ini tidak diberi Heading 1 agar tidak ikut muncul di dalam daftar isinya sendiri. Format manual: tebal, 14, rata tengah, tanpa first line indent. Letakkan kursor di depannya, tekan Ctrl + Enter agar mulai di halaman baru.
- Daftar tujuan dan narasumber Blok tiga butir tujuan kegiatan, pilih dengan format a. b. c. Lakukan yang sama untuk daftar narasumber.
- Empat tabel Ubah Susunan Acara, Susunan Panitia, Rencana Anggaran Biaya, dan Sumber Dana menjadi tabel dengan . Beri gaya tabel sederhana, lalu ratakan kanan kolom jumlah uang.
Mengenal section
Proposal dan skripsi punya aturan nomor halaman yang khas: sampul tanpa nomor, halaman awal memakai angka romawi kecil (i, ii, iii), dan isi mulai dari angka 1 pada BAB I. Masalahnya, satu dokumen Word secara bawaan hanya punya satu aturan nomor halaman.
Solusinya adalah membagi dokumen menjadi beberapa section (bagian) dengan section break. Setiap section boleh punya aturannya sendiri: format nomor, ukuran kertas, orientasi, bahkan header dan footer yang berbeda.
Page break (Ctrl + Enter)
Hanya memindahkan teks ke halaman berikutnya. Halaman sesudahnya masih satu bagian dengan halaman sebelumnya, dengan aturan yang sama.
Section break (Next Page)
Memindahkan ke halaman berikutnya sekaligus memulai bagian baru yang boleh punya aturan nomor halaman sendiri.
Coba di simulator ini. Saat ini seluruh proposal masih satu section dengan nomor 1, 2, 3, sehingga sampul pun bernomor 1. Klik tombol pemisah di antara halaman untuk mengubah Page Break menjadi Section Break, lalu atur format nomor tiap section.
Praktik 5: Memasang section break
- Section break setelah sampul Letakkan kursor tepat di depan tulisan "LEMBAR PENGESAHAN". Klik (di bagian Section Breaks, bukan Page Breaks).
- Section break sebelum BAB I Letakkan kursor tepat di depan "BAB I PENDAHULUAN", lalu klik lagi . Dokumen sekarang punya tiga section.
- Periksa dengan tanda format Dengan ยถ menyala, Anda akan melihat garis ganda bertuliskan Section Break (Next Page) di akhir sampul dan di akhir halaman daftar isi.
- Sampul di tengah halaman (bonus) Klik di mana saja pada sampul. Buka (klik dialog launcher), tab Layout, ubah Vertical alignment menjadi Center, dan pastikan Apply to berisi This section. Isi sampul kini berada di tengah halaman secara vertikal, tanpa perlu menekan Enter berkali-kali.
Jika ada halaman kosong setelah section break, biasanya ada page break atau paragraf kosong yang tertinggal. Nyalakan ยถ, lalu hapus tanda Page Break atau ยถ kosong di sekitar section break tersebut.
Praktik 6: Nomor halaman berbeda format
Kunci keberhasilan langkah ini ada pada satu tombol kecil: Link to Previous. Selama tombol ini aktif, footer sebuah section ikut sama dengan section sebelumnya. Kita harus memutus sambungannya dulu sebelum mengatur masing-masing section.
- Pasang nomor halaman Klik (tengah bawah). Area footer terbuka dan tab muncul. Untuk sementara, semua halaman bernomor 1, 2, 3.
- Pindah ke footer section 2 Gulir ke footer halaman Lembar Pengesahan. Di kiri footer tertulis Footer -Section 2-. Klik tombol Link to Previous di tab Design sampai tidak lagi tersorot. Tulisan Same as Previous di kanan footer hilang.
- Format romawi untuk section 2 Masih di footer section 2, klik . Pilih Number format i, ii, iii, ..., lalu pilih Start at: i. OK.
- Atur section 3 Pindah ke footer halaman BAB I (Footer -Section 3-). Klik Link to Previous hingga mati. Buka lagi , pilih 1, 2, 3, ... dan Start at: 1. OK.
- Hapus nomor di sampul Kembali ke footer sampul (Footer -Section 1-), blok nomor halamannya dan tekan Delete. Karena section 2 sudah tidak tersambung, nomor di halaman lain tidak ikut terhapus.
- Tutup footer Klik Close Header and Footer, atau klik dua kali di area isi dokumen. Periksa: sampul tanpa nomor, halaman awal i, ii, iii, BAB I bernomor 1.
Tabnya bernama Header & Footer (tanpa kata "Tools" dan "Design"). Tombol Link to Previous dan Page Number ada di tab itu.
Praktik 7: Daftar isi otomatis
- Letakkan kursor Klik di baris kosong tepat di bawah judul "DAFTAR ISI". Jika belum ada, tekan End lalu Enter.
- Sisipkan daftar isi Klik . Pastikan Show page numbers dan Right align page numbers tercentang, Tab leader berupa titik-titik, dan Show levels berisi 2. Klik OK.
- Periksa hasilnya Daftar isi muncul lengkap dengan nomor halaman, termasuk romawi untuk Lembar Pengesahan dan Kata Pengantar. Tahan Ctrl lalu klik salah satu judul di daftar isi untuk melompat ke halaman tersebut.
- Uji pembaruan Ubah judul "2.4 Sasaran Peserta" menjadi "2.4 Sasaran dan Jumlah Peserta". Kembali ke daftar isi, klik kanan di dalamnya, pilih Update Field โบ Update entire table. Judul di daftar isi ikut berubah.
- Simpan Tekan Ctrl + S, lalu ekspor ke PDF. Buka PDF-nya dan periksa nomor halaman di setiap bagian.
Pilih Update page numbers only jika hanya isi dokumen yang bertambah panjang. Pilih Update entire table jika ada judul yang diubah, ditambah, atau dihapus. Ragu? Pilih entire table.
Tombol pintas hari ini
| Tombol | Fungsi |
|---|---|
| Ctrl + Alt + 1 / 2 / 3 | Menerapkan Heading 1 / 2 / 3 |
| Ctrl + Shift + N | Mengembalikan paragraf ke style Normal |
| Ctrl + Shift + S | Membuka kotak Apply Styles |
| Ctrl + F | Membuka Navigation Pane dan pencarian |
| Ctrl + Enter | Page break (halaman baru, section sama) |
| F9 | Memperbarui field terpilih, misalnya daftar isi |
| Ctrl + klik | Mengikuti tautan di daftar isi |
| Ctrl + Home / End | Melompat ke awal / akhir dokumen |
Kesalahan yang sering terjadi
| Masalah | Penyebab | Solusi |
|---|---|---|
| Daftar isi: "No table of contents entries found" | Belum ada paragraf ber-style Heading. Judul hanya ditebalkan manual. | Terapkan Heading 1 dan Heading 2 pada judul, lalu Update Table. |
| Judul yang diubah tidak berubah di daftar isi | Daftar isi belum diperbarui. | Klik kanan daftar isi โบ Update Field โบ Update entire table. |
| Nomor di sampul ikut terhapus di semua halaman | Link to Previous di section 2 masih aktif saat nomor sampul dihapus. | Ctrl + Z, matikan Link to Previous di section 2 dan 3, lalu hapus lagi nomor sampul. |
| BAB I bernomor 5, bukan 1 | Section 3 masih Continue from previous section. | Format Page Numbers โบ Start at: 1. |
| Paragraf isi ikut rata tengah dan tebal | Paragraf isi tanpa sengaja diberi style Heading. | Letakkan kursor di paragraf itu, tekan Ctrl + Shift + N. |
| Judul bab menjorok ke kanan | Heading mewarisi first line indent dari Normal. | Modify Heading โบ Format โบ Paragraph โบ Special: (none). |
Latihan mandiri
Kekuatan satu klik
Ubah warna Heading 2 menjadi ungu tua melalui Modify, lalu kembalikan ke hitam. Setelah itu, pindahkan subbab "2.3 Narasumber" ke bawah "2.4 Sasaran Peserta" dengan menyeretnya di Navigation Pane. Perbaiki nomor subbabnya dan perbarui daftar isi.
Header hanya di bagian isi
Tambahkan header bertuliskan Proposal Seminar Nasional HIMA Ilmu Pemerintahan (miring, ukuran 10, rata kanan) yang hanya muncul mulai BAB I. Petunjuk: buka header section 3, matikan Link to Previous, baru ketik teksnya.
Nomor bab otomatis
Hapus nomor "BAB I" dan "1.1" yang diketik manual. Gunakan , klik More, lalu hubungkan level 1 dengan Heading 1 (format "BAB I") dan level 2 dengan Heading 2 (format "1.1") melalui Link level to style. Sisipkan subbab baru di tengah bab dan lihat nomornya menyesuaikan sendiri.
Tugas pertemuan 4
Proposal Lomba Debat Kebijakan Publik
Susun proposal untuk lomba debat yang brosurnya Anda buat di Pertemuan 3. Isinya ditulis sendiri, minimal dengan susunan berikut:
- Sampul, Lembar Pengesahan, Kata Pengantar, Daftar Isi.
- BAB I Pendahuluan: Latar Belakang (minimal dua paragraf), Tujuan, Manfaat.
- BAB II Rencana Kegiatan: Nama dan Tema, Waktu dan Tempat, Peserta, Tahapan Lomba (tabel).
- BAB III Kepanitiaan dan Anggaran: Susunan Panitia (tabel), Rencana Anggaran (tabel, termasuk hadiah).
- BAB IV Penutup.
Ketentuan format: semua judul memakai Heading 1 dan Heading 2 yang dimodifikasi seperti praktikum, setiap bab mulai di halaman baru, tiga section dengan nomor halaman tanpa nomor, romawi, dan angka, serta daftar isi otomatis yang sudah diperbarui.
Simpan sebagai ATTD_P04_Proposal_Debat_NIM_Nama (.docx dan .pdf) di 01_Word\P04, unggah ke OneDrive, dan kumpulkan melalui kanal yang ditentukan dosen.
Checklist hasil praktikum
Kuis cek pemahaman
Pilih jawaban, lalu baca penjelasannya. Belum ada jawaban
Rubrik penilaian tugas
| Aspek | Bobot | Kriteria nilai penuh |
|---|---|---|
| Kelengkapan dan kualitas isi | 25% | Semua bagian ada, latar belakang runtut dan relevan dengan isu pelayanan publik. |
| Styles | 20% | Seluruh judul memakai Heading 1 dan 2 yang dimodifikasi, isi memakai Normal yang dimodifikasi. |
| Section dan nomor halaman | 20% | Tiga section, sampul tanpa nomor, romawi di halaman awal, angka mulai 1 di BAB I. |
| Daftar isi | 15% | Otomatis, dua level, nomor halaman tepat dan sudah diperbarui. |
| Tabel dan kerapian | 10% | Tabel rapi, setiap bab mulai di halaman baru, tanpa halaman kosong. |
| Penamaan dan format file | 10% | Nama sesuai aturan, tersedia .docx dan .pdf, terunggah ke OneDrive. |